| Produsen | Sanbe |
| Komposisi | Citicoline |
| Indikasi |
|
| Dosis |
|
| Pemberian obat | ND |
| Kontraindikasi | ND |
| Perhatian | Harus diberikan bersama dengan obat yang menurunkan TIK atau anti perdarahan, jaga agar suhu tubuh tetap rendah pada situasi akut dan seirus. Berikan secara intravena perlahan, pemberian secara IM hanya dilakukan bila tidak ada efek samping dan terbatas pada kebutuhan dosis yang minimal. Hindari pemberian injeksi pada tempat yang sama. Hipersensitivitas. Anak, bayi prematur, bayi baru lahir. |
| Efek Samping | Hipersensitivitas (ruam), insomnia, sakit kepala, pusing, konvulsi, mual, anoreksia, diplopia, rasa hangat, fungsi hati abnormal. |
| Interaksi Obat | ND |
| Kemasan | Amp. 2 ml x 5 |
| Kategori Kehamilan | ND |
| Kategori ATC | N06BX06 - Citicoline |
| Info Tambahan | ND |
Home
Posts filed under vasodilator perifer dan aktivator serebral
Tampilkan postingan dengan label vasodilator perifer dan aktivator serebral. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vasodilator perifer dan aktivator serebral. Tampilkan semua postingan
BECLOV (G)
BARTOLIUM (G)
|
Produsen
|
Nufarindo
|
|
Komposisi
|
Flunarizine
|
|
Indikasi
|
-
Mencegah migren, pusing, tinitus, sulit konsentrasi, vertigo, sulit
konsentrasi, bingung, gangguan memori dan irama tidur serta iritabilitas,
kejang sewaktu berjalan dan berbaring, parestesia, ekstremitas dingi dan
gangguan tropik.
-
Selama pengobatan disertai diet, tidak merokok dan latihan jalan.
|
|
Dosis
|
- Maks
10 mg/hr (malam hari). Pengurangan dosis hingga 5 mg/hr dapat mengurangi efek
yang timbul.
-
Profilaksis migren, Awal : <
65 thn 10 mg/hari (malam hari), > 65 thn 5 mg/hr. Dosis pemeliharaan : pemberian
obat dikurangi menjadi 5 hari dalam seminggu. Pengobatan dihentikan setelah 6
bulan dan dilanjutkan kalau kambuh.
-
Gangguan vestibuler, peredaran darah serebral dan perifer, dosis harian sama
dengan dosis awal untuk migren, biasanya < 2 bulan.
|
|
Pemberian obat
|
Bisa
diberikan bersama atau tanpa makanan.
|
|
Kontraindikasi
|
-
Riwayat penyakit depresi, parkinson maupun kelainan ekstrapiramidal lainnya.
-
Sedang mendapat terapi beta blocker.
|
|
Perhatian
|
-
Kadang menambah rasa letih.
-
Pemeriksaan medis secara berkala terutama selama pengobatan pemeliharaan
sehingga gejala ekstrapiramidal dan depresi dapat dideteksi secara dini dan
bila perlu pengobatan dihentikan.
- Bila
selama dosis pemeliharaan efek teraupetik menurun, pengobatan dihentikan.
-
Jangan mengendarai kendaraan bermotor dan menjalankan mesin.
- Tidak
untuk wanita hamil dan menyusui.
-
Menimbulkan gejala ekstrapiramidal dan depresi, parkinsonisme pada penderita
usia lanjut.
-
Hipotensi.
|
|
Efek Samping
|
-
Mengantuk dan lesu yang bersifat sementara.
-
Penambahan berat badan.
-
Peningkatan nafsu makan.
-
Depresi pada wanita dengan riwayat penyakit depresi.
-
Gejala ekstrapiramidal seperti bradikinesia, urofasial, rigiditas, akatisia,
diskinesia, tremor terutama pada usia lanjut.
-
Jarang : nyeri ulu hati, mual, gastralgia, insomnia, ansietas, galaktorea,
mulut kering, nyeri otot, kemerahan kulit.
|
|
Interaksi Obat
|
-
Alkohol, obat hipnotik dan transkuilizer akan menyebabkan rasa kantuk yang
hebat.
- Obat
kontrasepsi oral dapat menyebabkan galaktorea selama 2 bulan pertama.
|
|
Kemasan
|
Tab 5
mg x 5 x 10
Tab 10
mg x 5 x 10
|
|
Kategori Kehamilan
|
D
|
|
Kategori ATC
|
N07CA03
- Flunarizine
|
|
Info Tambahan
|
Flunarizine
merupakan ca-blocker selektif dengan elemen pengikat calmodulin serta
kemampuan anti Histamin H1.
Obat
ini efektif untuk mencegah timbulnya migrain, sumbatan pembuluh darah
perifer, vertigo sentralis maupun perifer dan sebagai terapi tambahan pada
epilepsi.
|
Langganan:
Postingan (Atom)