|
Produsen
|
Hexpharm
|
|
Komposisi
|
Captopril
|
|
Indikasi
|
Lihat
pd keterangan dosis
|
|
Dosis
|
- Hipertensi ringan-sedang. Awal 12,5 mg 2
kali/hr. Pemeliharaan 25 mg 2 kali/hr, dpt ditingkatkan dengan selang waktu
2-4 minggu. Maks 50 mg 2 kali/hr. Dapat ditambahkan thiazide jika respon
tidak cukup atau dosis diuretik dapat
ditingkatkan sesudah 1-2 minggu.
- Hipertensi Berat. Awal 12,5 mg 2 kali/hr,
dapat ditingkatkan bertahap s/d maksimal 50 mg 3 kali/hr dan harus diberikan
bersama antihipertensi lain dengan dosis yang disesuaikan, maks 150 mg/hari.
- Gagal Jantung. Awal 6,25 mg atau atau 12,5
mg. Pemeliharaan 25 mg 2-3 kali/hr,
dapat ditingkatkan bertahap dengan selang waktu minimal 2 minggu. Maksimal
150 mg/hari.
- Lansia. Dianjurkan untuk memberikan dosis
awal yang rendah.
- Anak. Awal 0,3 mg/kgBB/hr. Maks 6 mg/kgBB/hr
diberikan dalam 2-3 dosis.
|
|
Pemberian obat
|
Berikan
pada saat perut kosong 1 jam sebelum atau sesudah makan
|
|
Kontraindikasi
|
-
Stenosis aorta
- Gagal
ginjal
- Hamil
dan laktasi
-
Hipresensitif terhadap ACE inhibitor lain
|
|
Perhatian
|
-
Neutropenia
-
Agranulositosis
-
Trombositopenia
-
Anemia
-
Penyakit vaskular kolagen
-
Penyakit Ginjal
- Anak
|
|
Efek Samping
|
-
Proteinuria
-
Peningkatan ureum darah dan kreatinin
-
Reaksi idiosinkratik
- Ruam
terutama pruritus
-
Neutropenia
-
Anemia
-
Trombositopenia
-
Hipotensi
|
|
Interaksi Obat
|
-
Imunosupresan
-
Suplemen K atau diuretik yg mengandung K
-
Probenesid
- AINS
-
Diuretik
-
Minoksidil
|
|
Kemasan
|
-
Tablet 12,5 x 5 x 10
-
Tablet 25 mg x 5 x 10
-
Tablet 50 mg x 5 x 10
|
|
Kategori Kehamilan
|
C, D
pada trimester 2 & 3
|
|
Kategori ATC
|
C09AA01
- Captopril
C09BA01
- Captopril dan diuretik
|
|
Info Tambahan
|
ND
|
Home
Posts filed under ACE inhibitor
Tampilkan postingan dengan label ACE inhibitor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ACE inhibitor. Tampilkan semua postingan
CAPTOPRIL HEXPHARM (G)
ACCUPRIL (G)
|
Produsen
|
Pfizer
|
|
Komposisi
|
Quinapril
HCl
|
|
Indikasi
|
-
Hipertensi esensial sebagai monoterapi atau dikombinasi dengan diuretik.
-
Terapi gagal jantung kongestif dikombinasi dg diuretik dan atau glikosida
|
|
Dosis
|
- Hipertensi monoterapi. Awal 10 atau 20 mg 1
kali/hr. Dosis dapat dilipatgandakan menjadi 20-40 mg mg/hr, diberikan
sebagai dosis tunggal atau terbagi dalam 2 dosis. Maksimal 80 mg/hr. Pemberian bersama diuretik : Awal 5 mg 1 kali/hari. Usia Lanjut : awal 10
mg x 1 hari, dapat ditingkatkan sampai respon optimal tercapai.
- Gagal jantung kongestif. Awa 5 mg 1 atau 2
kali/hari. Dapat ditingkatkan sampai dosis maksimal 40 mg/hr diberikand alam
1-2 dosis terbagi, dikombinasi dengan diuretik dan atau glikosida. Dosis
lazim untuk pemeliharaan 10-20 mg/hr.
|
|
Pemberian obat
|
Diberikan
sebelum makan pada jam yang sama tiap hari.
|
|
Kontraindikasi
|
ND
|
|
Perhatian
|
- Pd
insufisiensi ginjal , monitor fungsi ginjal.
-
Monitor K serum jika diberikan bersama diuretik hemat K & obat lain yg
menyebabkan hiperkalemia.
-
Pasien yang menjalani operasi atau selama enestesi.
- Hamil
dan menyusui.
|
|
Efek Samping
|
- Sakit
kepala
-
Pusing
-
Rinitis
- Batuk
-
Infesi sal. Nafas atas.
- Lelah
- Mual
-
Muntah
-
Dispepsia
-
Parestesia
|
|
Interaksi Obat
|
- Dapat
menurunkan absorpsi tetrasiklin.
-
Meningkatkan kadar litium serum dan gejal toksisitas litium.
|
|
Kemasan
|
- Tab
10 mg x 30,
- Tab
20 mg x 30.
|
|
Kategori Kehamilan
|
C, D
pada trimester 2-3
|
|
Kategori ATC
|
C09AA06
- Quinapril
|
|
Info Tambahan
|
ND
|
Langganan:
Postingan (Atom)